Siapa Yang Uti (c)

Yang Uti adalah panggilan singkat untuk Eyang Putri, yang dalam bahasa Indonesia disebut nenek. Selain eyang putri, panggilan familiar untuk nenek dalam bahasa Jawa adalah (si)mbah putri.

Sedangkan untuk kakek, biasa dipanggil dengan (si)mbah kakung, eyang kakung, atau disingkat ‘yang kung’.

————————————————–

Yang Uti (c) adalah bagian dari Bhadra Group Co., sebuah UKM lokal yang memproduksi dan mengemas produk-produk makanan ringan khas Yogyakarta, berbasis di Gambiran, Umbulharjo, Yogyakarta. Kami memperlakukan produk-produk Yang Uti bukan semata sebagai makanan saja, melainkan juga sebagai duta untuk mengakrabkan Yogyakarta pada kerabat, kolega dan handai taulan Anda.

Dahsyatnya Senyum dan Anggukan di Yogyakarta

Percaya nggak percaya.
Di Jogja, dengan berbekal senyum dan anggukan saja Anda bisa terhindar dari masalah. Setidaknya dari omelan atau pandangan marah orang. Misalnya saja, Anda menjatuhkan barang di toko (bukan pecah belah, lho!), tak sengaja menyenggol orang, hampir menyerempet kendaraan lain di jalan raya, suara ringtone HP berbunyi keras saat ngantri di bank atau Rumah Sakit, segeralah berikan senyuman plus anggukan pada orang-orang di sekitar Anda. Biasanya mereka akan meleleh, tidak jadi Continue reading “Dahsyatnya Senyum dan Anggukan di Yogyakarta”

Onde Jeblug alias Onde Ketawa, Lucunya Jogja

onde ketawa, onde senyum, jogja lucu, onde kering oleh-oleh khas yogyaJika Anda melihat Onde Jeblug, pasti Anda akan selalu teringat pada Gunung Merapi yang senang mencari perhatian dengan erupsi berkalanya.

Ya, erupsi sering disebut dengan istilah ‘meletus’. Dalam bahasa Jawa, meletus diartikan dengan ‘njeblug’. Onde-onde basah yang Anda kenal biasanya berbentuk bulat dengan taburan wijen menyelimuti seluruh permukaannya. Namun pada onde-onde jenis kering ini, permukaannya tidak bulat mulus. Melainkan sedikit merekah sebagaimana Gunung Continue reading “Onde Jeblug alias Onde Ketawa, Lucunya Jogja”

Pasar Burung Ngasem, Menawarkan Seribu Cerita

Tempat jual beli segala macam burung.
Juga hewan-hewan peliharaan lainnya.
Jangan kaget jika Anda menemukan kelelawar berukuran besar terkurung di dalam sangkar, atau bahkan trenggiling… . Untuk alasan higienitas, sebaiknya Anda menggunakan masker untuk mengunjungi pasar hewan unik ini. Namun sepertinya Anda akan segera melupakan masker Anda karena Continue reading “Pasar Burung Ngasem, Menawarkan Seribu Cerita”

Kwaci Bunga Matahari

kwaci bunga matahari enak gurih dimakan bersamaGurih.
Enak.
Menantang!

Kwaci yang bentuk agak besar dan mlenuk-mlenuk ini merupakan bijih bunga matahari. Berbeda dengan kwaci dari buah semangka, kwaci bunga matahari ini daging (isinya) lebih tebal sehingga rasanya pun lebih terasa. Biasanya dibumbui dengan adas manis sehingga menimbulkan sensasi wangi gurih manis saat dimakan.

Paling enak dikudap rame-rame bareng teman atau keluarga. Karena kalau sebungkus diserbu sendirian, bisa-bisa bibir atau lidah jadi ‘lidas’. Lidas adalah bahasa Jawa dari luka pedih yang disebabkan oleh konsumsi garam yang terlalu banyak (yang terkandung pada kulit kuaci).

Jangan lupa, kumpulkan kulitnya untuk dibuang di tempat sampah, ya :)

Kho Peng Leo

kuping gajah leo makanan tradisional khas yogyaGajah dan Singa (Leo) semestinya adalah dua hewan yang karakter kebinatangannya sangat berbeda. Yang satu lebih kalem, dan satunya lagi penuh semangat. Namun bagi orang Jawa, kedua hewan itu terlihat memiliki kuping yang serupa.

Coba pegang dahi Anda, sepertinya sedang mengkerut mengernyit menyimak frase ‘memiliki kuping yang Continue reading “Kho Peng Leo”

Makanan Khas

Yogyakarta kaya akan cita rasa makanan. Baik yang tradiosional maupun yang sudah mendapat sentuhan modern. Kesemuanya mendeskripsikan selera wong Yogya yang telah berinteraksi dengan berbagai macam budaya, namun tetap dapat menjaga kekhasan selera leluhur.